Kampung Lesan Dayak Dayak merupakan salah satu Kampung adat di wilayah Kalimantan Timur yang kaya akan sumber daya alam dan budaya lokal. Masyarakatnya hidup berdampingan dengan alam serta menjaga tradisi leluhur yang diwariskan turun-temurun. Salah satu bentuk kearifan lokal yang terus dikembangkan adalah pemanfaatan hasil alam menjadi produk bernilai ekonomi tinggi
Melalui kegiatan usaha kecil dan kelompok masyarakat, berbagai produk lokal khas Kampung Lesan Dayak Dayak telah dihasilkan, seperti seraung (topi anyaman khas Dayak), aksesoris manik-manik, kopi Lesan Dayak, tuak tradisional, teh karamunting, dan bubuk jahe.
Produk-produk ini tidak hanya mencerminkan kreativitas masyarakat, tetapi juga menjadi identitas budaya dan sumber penghidupan ekonomi Kampung.
JENIS-JENIS PRODUK LOKAL KAMPUNG LESAN DAYAK DAYAK
1. Seraung (Topi Khas Dayak)
Seraung merupakan topi tradisional yang terbuat dari anyaman daun lontar atau rotan halus. Dahulu digunakan sebagai pelindung kepala dari panas dan hujan saat bekerja di ladang, kini seraung juga menjadi produk kerajinan bernilai seni tinggi.
Motif-motif khas Dayak yang menghiasi seraung membuatnya diminati wisatawan dan kolektor budaya. Produksi seraung menjadi salah satu kegiatan utama kelompok pengrajin perempuan di Kampung Lesan Dayak Dayak.
2. Kopi Sanday (Lesan Dayak Dayak)
Kopi Sanday merupakan hasil olahan biji kopi yang ditanam di kebun masyarakat di sekitar kampung. Proses pengolahan dilakukan secara modern.
Cita rasa kopi Lesan Dayak yang kuat dan khas menjadikannya produk unggulan Kampung yang berpotensi dipasarkan lebih luas. Selain dikonsumsi lokal, produk ini mulai dikembangkan oleh kelompok BUMDes untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
3. Gelang Pakis & Rotan
Dalam tradisi masyarakat Dayak, gelang bukan sekadar hiasan tubuh. Ia juga menjadi simbol kekuatan, perlindungan, dan kebersamaan.
Rotan melambangkan keteguhan dan ketahanan hidup, sementara pakis yang lentur dan hijau melambangkan kesuburan dan keseimbangan alam.
4. Teh Karamunting
Tanaman karamunting tumbuh liar di hutan sekitar Kampung Lesan Dayak. Daun dan bunganya diolah menjadi teh herbal alami yang dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan stamina dan menjaga daya tahan tubuh.
Produk teh karamunting dikemas secara sederhana namun menarik, dan menjadi salah satu produk unggulan BUMDes Lesan Dayak Dayak yang berpotensi menembus pasar herbal nusantara.
5. Bubuk Jahe
Bubuk jahe menjadi salah satu produk inovatif hasil pengembangan kelosalah satu masyarakat di Kampung Lesan Dayak. Jahe lokal diolah menjadi bubuk siap seduh dengan cita rasa hangat dan aroma khas.
Selain sebagai minuman penghangat tubuh, produk ini juga dimanfaatkan sebagai bahan campuran jamu dan kuliner tradisional.
Kegiatan pengolahan jahe membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan membuka peluang usaha kecil berbasis bahan lokal.